Konstruksi

Inilah Pertimbangan Dalam Konstruksi Untuk Bangunan Anti Gempa

Inilah Pertimbangan Dalam Konstruksi Untuk Bangunan Anti Gempa

Konstruksi merupakan jenis pekerjaan yang menyangkut penggunaan material dalam jumlah besar, biaya yang besar, dan tenaga kerja yang tidak sedikit. Maka dari itulah, pelaksanananya harus dilakukan semaksimal mungkin hingga tidak terjadi kesalahan apapun dalam pelaksanaannya.

Konstruksi juga memberikan pengaruh pada kinerja seismik yang daktail pada sebuah pengerjaan bangunan. Jadi, konstruksi yang buruk akan menghasilkan hasil kinerja seismik yang buruk pula. Apalagi jika pembangunan dilakukan di daerah rawan bencana, seperti gempa bumi, maka banyak sekali pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam melakukan proyek konstruksi ini.

Perlu dicatat bahwa materi mengenai konstruksi anti gempa ini bukanlah panduan baku untuk sebuah bangunan agar tidak terkena gemap, melainkan upaya dari sebuah perencanaan yang dilakukan oleh praktisi kontruksi. Selebihnya bila upaya telah dilakukan hanya Tuhan yang memiliki rencana.

Langkah yang dibutuhkan untuk konstruksi tahan gempa

  1. Desain bangunan
    Untuk kepentingan pembangunan atau konstruksi tahan gempa, maka diperlukan pengembangan konsep desain yang rasional. Prinsipnya ialah didasarkan pada standar tata cara perencanaan yang ada.
  1. Konstruksi
    Konstruksi ialah pelaksanaan pembangunan dengan menerapkan desain yang direalisasikan dalam bentuk fisik.
  1. Pemeliharaan
    Setelah kosntruksi jadi, maka diperlukan inspeksi untuk mengetahui kelayakan sebuah konstruksi. Pemeliharaan dan pemantauan juga dilakukan untuk mengetahui apakah diperlukan pemodelan ulang.

Sementara itu, konstruksi sebagai salah satu tahapan yang pentingperlu melakukan perhitungan material, biaya dan tenaga manusia harus dipersiapkan. Khususnya untuk bangunan beton bertulang, maka harus dipertimbangkan benar tata laksananya.

Sebuah gedung beton bertulang dapat dikatakan sukses dan berhasil, jika beberapa standart di bawah ini terpenuhi:

  • Konstruksi bangun berdasar pada gambar atau desain struktur. Setiap detail, harus disamakan dengan gambar karena selisih sedikit saja, maka konstruksi akan mengalami kendala.
  • Kualitas material bahan bangunan dipilih yang terbaik sesuai dengan fungsi sebuah bangunan. Selain itu, pemilihan material juga harus memperhatikan aspek lain, yakni lingkungan, kondisi tanah, dan cuaca.
  • Pelaksanaan konstruksi sesuai dengan prosedur yang ada. Prosedur ini ada dalam peraturan pelaksanaan sehingga dapat dipertanggungjawabkan ketika inspeksi dilakukan. Dalam hal ini, ketelitian dan kejujuran adalah dua hal penting dalam tahapn ini.
  • Kualitas pekerja atau workmanship yang harus memiliki pengetahuan tentang konstruksi yang baik dan tata caranya sesuai bidang kerjanya. Kinerjanya dapat menentukan seberapa bagus hasil dari konstruksi tersebut.

Anda memerlukan beton cor? lihat Harga Beton Cor

Pelaksanaan konstruksi yang baik lebih menghemat biaya karena kualitas bangunan yang baik akan membuat bangunan tepat guna dan memiliki durabilitas tinggi. Sedangkan jika bangunan sudah jelek sejak awal, maka di lain hari akan menanggung biaya yang tinggi baik untuk perbaikan atau perkuatan konstruksi.

Konstruksi Anti Gempa

Pengontrolan kualitas material konstruksi

Material memang menjadi salah satu yang perlu dipertimbangkan dalam proses konstruksi. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan material ialah:

  • Pengembangan desain campuran beton dan proporsi bahan-bahan pembentuk beton yang dilakukan oleh insinyur sipil. Jadi, sebelum konstruksi dimulai, perencanaan proporsi beton ini perlu dipertimbangkan terlebih dahulu oleh yang berkompeten di bidangnya.
  • Memilih smeen sesuai dengan standar dan kebutuhan konstruksi. Pemilihan meterial semen maupun agregat sebisa mungkin harus menghindari kemungkinan terjadinya reaksi kimia berbahaya antara adukan semen dan agregat dalam material beton cor.
  • Pemilihan agregat dipilih berdasarkan tipe distribusinya. Perhatikan pula butiran dan ukuran dari agregat tersebut. Contohnya ialah menghindari penggunaan pasir pantai untuk bahan bangunan karena terlalu halus hingga tak akan maksimal dalam pembangunan atau konstruksi.
  • Perlunya mencuci agregat sebelum digunakan agar terjadi ikatan pasta semen dan kerikil dengan sempurna. Pencucian ini juga bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan materi organik yang bersifat merusak.
  • Air merupakan materi pokok pembuatan beton untuk konstruksi. Air yang dipilih ialah hanya yang segar dan bersih untuk performa beton yang terbaik. Air garam, air kotor berlumpur maupun air yang bercampur dengan materi organik tidak bisa digunakan dalam konstruksi. Pemilihan air yang salah akan membuat beton cepat rusak dan menjadikan baja cepat terkena korosi.

Baca juga penawaran dari kami untuk pemagaran: Harga Pagar Panel Arcon

Pengontrolan baja tulangan

Baja tulangan merupakan salah satu yang tak kalah penting dalam setiap konstruksi. Material ini dipilih secara spesifik berdasarkan pada desain bangunan yang ada sebelum konstruksi dilakukan.

Pemilihan ini berdasarkan pada pertimbangan-pertimbangan berikut ini:

  • Baja tulangan yang dipilih ialah yang memiliki sertifikat sesuai tipe dan jenis baja khusus untuk bangunan tahan gempa.
  • Baja tulangan polos akan lebih baik jika tidak dipakai, kecuali jika sudah melalui perhitungan tertentu sesuai desain.
  • Menghindari penggunaan cold formed steel karena kualitasnya yang tidak konsisten hingga tidak cocok untuk dipakai dalam konstruksi baja tulangan.
  • Untuk bangunan anti gempa, maka tulangan yang tidak terbentuk sempurna tidak boleh digunakan. Pasalnya, jika ada segmen yang bengkok akan membentuk bagian lemah dalam tulangan.
  • Tidak boleh menggunakan baja tulangan berkarat. Besi baja berkualiats harus dibeli dan disimpan dengan benar untuk menghindari kerusakan pada baja sebelum konstruksi dilakukan.
  • Partikel lepas pada baja harus dibersihkan dengan sikat kawat hingga tingkat korosi yang berlebihan dapat dihindarkan.

Baca juga penawaran konstruksi baja: Harga Konstruksi Baja

Selain dari sisi material, ada banyak pertimbangan-pertimbangan lain dalam  konstruksi, misalnya ialah pekerja atau workmanship, proses pembesian, insinyur perencana yang kompeten, inspeksi, dan hal-hal lainnya. Jika semuanya dijalankan sesuai standar dan prinsip yang benar maka diharapkan konstruksi akan menghasilkan bangunan tahan gempa, memiliki durabilitas bangunan yang tinggi hingga bisa berdaya guna bagi orang banyak.

Back to list

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *