Tips & Trik

Kenali 14 Bahaya Seputar Konstruksi yang Bisa Terjadi

Kenali 14 Bahaya Seputar Konstruksi yang Bisa Terjadi

Bahaya seputar konstruksi sangat penting untuk diperhatikan karena keselamatan saat bekerja di lokasi proyek.

Bahaya Seputar Konstruksi bisa saja Anda temui. Selain merugikan, hal ini juga bisa membahayakan keselamatan pekerja di lapangan. Pelaksanaan pekerjaan proyek sendiri perlu memperhatikan keselamatan kerja bagi para pekerjanya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bahaya yang sangat mungkin terjadi karena faktor tindakan manusia itu sendiri.

Apa Saja Bahaya Seputar Konstruksi dan Apa Saja Klasifikasinya?

Kesalahan manusia bisa menjadi salah satu faktor yang menimbulkan bahaya dalam konstruksi. Selain itu, kondisi tempat bekerja juga bisa memicu kecelakaan kerja. Beberapa kecelakaan kerja dapat terjadi melalui beberapa hal berikut ini:

  1. Keruntuhan dinding tembok pada bagian bangunan maupun tumpukan bahan dan tanah yang ditimbun
  2. Keruntuhan maupun tergulingnya konstruksi perancah, balok maupun tangga
  3. Kejatuhan beberapa barang kecil, kepingan maupun alat-alat yang digunakan
  4. Orang yang terjatuh dari atap, perancah, gedung maupun tangga melewati lubang pembuangan dan ke jendela menuju lubang
  5. Bahaya seputar konstruksi saat melakukan pemuatan, pengangkatan, pengangkutan maupun pembongkaran barang-barang
  6. Bahaya yang mungkin terjadi yang berkaitan dengan penggunaan beragam jenis kendaraan
  7. Kecelakaan yang mungkin terjadi di mesin transisi dan pusat listrik
  8. Bahaya di seputar peralatan pengangkatan
  9. Bahaya yang terjadi pada peralatan las maupun alat potong
  10. Kecelakaan pada peralatan udara dengan tekanan tinggi
  11. Kecelakaan yang disebabkan oleh bahan yang mudah panas, korosif maupun terbakar
  12. Bahaya yang ditimbulkan adanya gas berbahaya
  13. Percikan saat melakukan peledakan
  14. Kecelakaan yang disebabkan penggunaan alat-alat perkakas

Bahaya seputar konstruksi masih banyak yang mungkin terjadi karena adanya kecelakaan. Beberapa diantaranya karena kesalahan dalam melakukan kegiatan teknis dalam pengguaan alat maupun metode kerja. Kekurangan organisasi maupun pengaturan serta tindakan bahaya yang dilakukan oleh para pekerja.

Kecelakaan dalam Bangunan

Banyaknya bahaya ini perlu ditambahkan penyebab yang dipicu karena sifat pengoperasian dalam pelaksanaan kerja, perubahan lokasi tempat kerja maupun penugasan. Selain itu, perselisihan yang mungkin terjadi di kalangan para pekerja karena perbedaan organisasi apabila bekerja di tempat yang memiliki lokasi berdekatan.

Baca juga:

Harga safety shoes

Klasifikasi Bahaya Seputar Konstruksi Menurut ILO

Bahaya di sekitar pelaksanaan proyek memang lumrah terjadi. Maka dari itu, keselamatan dan keamanan para pekerja perlu diperhatikan saat melaksanakan proyek. Berikut beberapa kecelakaan maupun Bahaya Seputar Konstruksi Berdasarkan International Labour Organization:

  1. Penggolongan kecelakaan kerja berdasarkan jenis kecelakaan
    Klasifikasi ini terdiri atas kecelakaan yang mungkin terjadi seperti orang terjatuh, terjepit, paparan radiasi, terbentur, tersengat arus listrik tinggi maupun tertimpa barang berat dan lain sebagainya.
  2. Klasifikasi Kecelakaan Berdasarkan Benda
    Kecelakaan tersebut dapat terjadi karena adanya bahaya yang disebabkan oleh mesin, peralatan angkat serta sarana pengangkutan, perancah dan lain sebagainya
  3. Klasifikasi kecelakaan berdasarkan jenis luka
    Penggolongan ini didasarkan atas bahaya yang dapat menimbulkan luka. Beberapa diantaranya kecelakaan yang menyebabkan gegar otak karena kepala tidak terlindungi hel, keselamatan saat bekerja.
    Dislokasi, luka dalam, sesak napas karena percikan bahan bangunan terhirup dan keretakan tulang.
  4. Klasifikasi kecelakaan saat bekerja berdasarkan lokasi luka
    Terdapat bagian-bagian tubuh yang perlu perlindungan saat bekerja di lokasi proyek.
    Hal ini dilakukan untuk menghindari kecelakaan dan tetap selamat. Berikut beberapalokasi  pada bagian tubuh yang mudah terluka. Diantaranya meliputi, badan, tangan, leher, tungkai maupun kepala.

Penyebab Bahaya Seputar Konstruksi

Kecelakaan kerja terjadi karena adanya penyebab yang dapat memicu keselamatan bekerja menjadi terganggu. Berikut beberapa diantaranya :

  1. Keadaan Berbahaya
    Keadaan tidak aman pada pemakaian mesin, kondisi lingkungan, sifat para pekerja dan cara kerja yang dipakai. kondisi berbahaya dapat terjadi karena disebabkan peralatan pelindung dianggap tidak efektif dan efisien, pakaian keselamatan tidak tepat, penggunaan bahan-bahan berbahaya dan penerangan dan kondisi ventilasi kurang baik.
    Selain itu, kebutuhan peralatan yang digunakan tidak aman. Peralatan maupun mesin yang diperlukan dianggap kurang efektif.
  2. Perbuatan Berbahaya
    Kemungkinan besar pemicu bahaya di sekitar konstruksi karena adanya perilaku maupun perbuatan para pekerja yang memicu keadaan bahaya. Kemungkinan besar karena adanya faktor internal.
    Beberapa diantaranya, perilaku dan sikap yang dianggap tidak aman. Keterbatasan pengetahuan dan kemampuan, kecacatan tubuh yang dianggap tidak kentara, kelesuan dan kondisi tubuh yang letih.
    Berdasarkan statistik yang dibuat oleh ILO di tahun 2005 bahwasanya bahaya seputar konstruksi ditimbulkan oleh perbuatan berbahaya sebanyak 80%. Sedangkan, 20 % merupakan bahaya yang timbul karena keadaan berbahaya. Para pekerja memerlukan peralatan keselamatan saat melakukan pekerjaan proyek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *