Material

Mengenal Roof Thermal Insulation dan Apa Saja Keuntungannya

Mengenal Roof Thermal Insulation dan Apa Saja Keuntungannya

Roof Thermal Insulation menjadi kebutuhan tersendiri pada konstruksi modern berbagai bangunan saat ini dengan perannya dalam memberikan kenyamanan pada penguhuni.

Dalam materi ini juga akan diulas mengenai  apa saja faktor yang mempengaruhi Roof Thermal Insulation dan penjelasan lainnya

Roof Thermal Insulation merupakan trend tersendiri pada bangunan saat ini. Instalasinya memiliki peran penting dalam memberikan kenyamanan termal yang sesuai untuk penghuni.

Bahan insulasi atap termal memiliki fungsi untuk mengurangi kehilangan panas yang tidak diperlukan maupun sebaliknya. Kegunaan insulasi dapat membatasi kebutuhan energi dari sistem pemanas maupun pendingin.

Bahan dan Penggunaan Roof Thermal Insulation pada Bangunan

Bahan materialnya tidak terlalu padat. Bahan material yang digunakan sebagai insulasi memiliki banyak kantong udara dengan ukuran kecil di dalam serat. Serat dan gelembung kecil yang memiliki fungsi untuk membantu menghambat proses penghantara panas.

Seperti yang Anda tahu bahwa penggunaan atap bangunan sebagai salah satu bagian penting di daerah beriklim tropis karena kondisinya lembab dan basah. Hal ini dikarenakan atap memiliki hubungan secara langsung dengan kondisi cuaca dan penghantaran panas.

Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kenyamanan termal ruangan yang ada di bawahnya. Bahan penutup pada atap dengan daya hantar paans rendah sangat efektif sebagai isolator termal.

Salah satunya menggunakan bambu. Penggunaan bambu sebagai roof thermal insulation dianggap menguntungkan karena ketersediaannya melimpah di Indonesia.

Baca juga:

Harga Cor Beton

Mengenal Insulasi secara Umum pada Aplikasi Roof Thermal Insulation

Insulasi dapat didefinisikan sebagai penggunaan bahan material dengan nilai konduktivitas rendah untuk membatasi penghantaran panas maupun energi pada bahan tersebut.

Apabila nilai aliran energi ingin direduksi maka bahan material yang digunakan harus memiliki nilai resistan tinggi.

Sebenarnya, udara merupakan insulator terbaik untuk mengurangi panas. Namun, terdapat syarat dalam proses konveksi dapat ditekan. Bahan material yang memiliki sifat insulasi dapat dibagi menjadi 3 bagian diantaranya meliputi :

Resistibe Insulation

Bahan ini memiliki sifat penghambat aliran energi panas dan bergantung pada nilai resistan saat dilakukan proses konduksi.

Reflective Insulation

Bahan yang memiliki kemampuan untuk mengurangi aliran energi radiasi panas. Kemampuan bahan material mampu menyerap dan menghantarkan kembali infra red.

Kemampuan ini sangat dipengaruhi atas warna dan bentuk. Bahan yang memiliki daya serap paling baik adalah warna hitam, sedangkan warna putih sangat baik dalam refleksi.

Capasitive Insulation

Karakteristik dari jenis insulasi ini memiliki banyak manfaat apabila fluktuasi temperatur di kedua permukaan besar. Namun, kondisi insulasi tidak dapat bekerja dengan keadaan steady state.

Penggunaan teknik ini dapat dimanfaatkan dengan menunda aliran panas yang terkandung pada material bangunan.

Insulasi ini dapat memindahkan keadaan fluktuasi puncak aliran sesuai waktu yang diperlukan. Meskipun insulasi dapat dilakukan penggabungan. Namun, insulasi dapat dibagi berdasarkan fisik menjadi 5 bagian meliputi, blown-in, loose-fill, rigis foam board, blankets dan reflective films.

Thermal Insulation

Keuntungan Roof Thermal Insulation

Penggunaan insulasi memiliki banyak keuntungan terutama roof thermal insulation. Beberapa diantaranya meliputi :

  • menghemat biaya
  • menghemat penggunaan sistem panas maupun pendingin
  • mampu memberikan kenyamanan termal bagi penghuni
  • dapat mereduksi kebisingan atau polusi udara
  • dapat memperlambat udara mengalami kebocoran dan transmisi uap air
  • memiliki kemampuan dalam peningkatan ketahanan bangunan pada api.

Baca juga

Jenis Panel Surya

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kenyamanan Termal pada Roof Thermal Insulation

Roof thermal insulation sangat mempengaruhi kenyamanan termal yang diperoleh oleh pengguna. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kenyaman termal.

Beberapa diantaranya meliputi, pergerakan angin, kelembapan udara, radiasi, temperatur dan lain sebagainya. Berikut adalah penjelasannya :

Temperatur Udara

Suhu merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi kenyamanan termal. Satuan yang digunakan adalah Celvin, Celcius, Reamur dan Fahrenheit.

Suhu nyaman tubuh manusia normal sekitar 37 derajat Celcius. Namun, setiap suhu udara di tiap daerah memiliki perbedaan. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan sudut datang sinar matahari, arah angin, awan, arus laut dan lain sebagainya.

Baca juga:

Harga Atap Baja ringan

Temperatur Radiant

Temperatur ini berasal daru radiasi objek yang dapat menghasilkan panas. Salah satunya adalah radiasi sinar matahari.

Kelembapan Udara

Kelembapan adalah uap air yang terkandung di dalam udara. Sedangkan, kelembapan relatif merupakan nilai perbandingan antara jumlah uap yang ada di udara dengan jumlah maksimal uap yang ditampung udara dalam suhu tertentu.

Kecepatan Angin

Kecepatan pergerakan udara yang bergerak secara horizontal maupun gerak mendatar di ketinggian dua meter. Kecepatan aliran ini dapat dipengaruhi oleh kondisi topografis yang dilaluinya.

Selain itu, terdapat faktor yang mempengaruhiya yaitu, perbedaan tekanan, ketinggian, lokasi dan waktu.Roof Thermal Insulation sendiri adalah salah satu bagian dari konstruksi modern saat ini. Instalasinya mengoptimalkan kenyamanan yang bisa dihadirkan pada ruangan dan hunian Anda.

Back to list

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *