Konstruksi, Material

Pengertian dan Fungsi Gabion Dalam Konstruksi

Pengertian dan Fungsi Gabion Dalam Konstruksi

Mengenal Lebih Dekat Gabion dalam Berbagai Konstruksi

Gabion adalah rangkaian besi kawat yang dipadu padankan  satu sama lain sehingga membentuk lembaran kawat yang menyatu disebagaian daerah Indonesia disebut dengan istilah bronjong.

Gabions berasal dari bahasa Italia yang berarti “kandang besar” Istilah ini diartikan pula dengan sangkar, yang mampu menahan batu, semen atau kadang-kadang pasir untuk keperluan pengerjaan teknik sipil seperti: konstruksi jalan, aplikasi militer dan pembentukan lansekap.

Gabion dalam konstruksi juga sering dipakai untuk pengendalian erosi. Sedangkan struktur logam silindris digunakan untuk bendungan atau pondasi.

Lihat penawaran besi wiremesh

Penggunaan Gabion dalam Teknik Sipil

Penggunaan gabions dalam teknik sipil atau konstruksi yang paling umum telah disempurnakan dan dipatenkan oleh Gaetano Maccaferri pada akhir abad kesembilan belas di Sacerno, di Emilia Romagna dan digunakan untuk menstabilkan pantai dan lereng dari ancaman erosi.

Penggunaan lainnya termasuk sebagai dinding penahan, penghalang kebisingan, penahan dinding banjir, penyaringan lumpur, untuk bendungan kecil, dan bisa juga sebagai material lapisan kanal. Salah satu fungsinya ialah dapat digunakan untuk mengarahkan kekuatan aliran air banjir ke sekitar struktur yang rentan.

Fungsi lain yang lebih spesifik dalam teknik sipil ialah penggunaan gabion sebagai dinding. Dinding gabion adalah dinding penahan yang terdiri dari tumpukan gabion yang penuh dengan batu yang diikat dengan kawat.

Dinding Gabion biasanya condong ke belakang menuju lereng, atau diatur kembali dengan kemiringan dan bukan ditumpuk secara vertikal. Fungsinya ialah untuk menahan lereng dari ancaman erosi yang bisa saja terjadi.

Daya tahan fungsi dan ketahanan dari gabion ini bergantung pada rentang umur kawat, bukan isi keranjang gabion. Struktur akan gagal saat kabel atau kawat mudah putus.

Lihat keperluan beton u ditch

Maka pemilihan bahan kawat untuk gabion perlu dipertimbangkan jika ingin gabion tahan lama apalagi untuk segala kondisi. Kawat baja galvanis adalah yang paling umum dipakai, tapi kabel yang dilapisi stainless steel juga banyak digunakan.

Untuk Gabsi galvanis berlapis PVC telah diperkirakan bertahan selama 60 tahun. Bahkan beberapa produsen Gabion memastikan koherensi struktural ini bisa bertahan hingga 50 tahun

Gabion juga digunakan dalam konstruksi, seperti di Dominus Winery di Napa Valley, California, oleh arsitek Herzog & de Meuron, yang dibangun antara tahun 1995 dan 1997. Eksteriornya dibentuk oleh gabions modular dalam wire mesh yang berisi batu lokal. Konstruksi ini memungkinkan pergerakan udara melalui bangunan dan menciptakan lingkungan dengan suhu sedang.

Variasi Dalam Desain Gabion

Ada berbagai desain khusus gabions untuk memenuhi persyaratan fungsional tertentu. Ada pula istilah
tertentu yang menerjemahkan dari fungsi dan juga desain gabion itu sendiri: Bastion: sebuah gabion yang berjajar secara internal dengan membran, biasanya dari geotekstil non woven untuk memungkinkan penggunaan pengisian granular dari tanah dan bukan batu.

Kasur: bentuk gabion dengan tinggi yang relatif kecil dibanding dimensi samping; umumnya sangat luas. Untuk melindungi permukaan dari erosi gelombang. Gabion juga digunakan untuk keperntingan militer. Gabions pertama kali dibuat dengan atasan terbuka, terbuat dari anyaman dan diisi dengan tanah untuk digunakan sebagai benteng militer.

Fungsi Gabion Untuk Landscape

Seperti yang telah dijabarkan di atas bahwa gabion adalah adalah sangkar, silinder atau kotak yang penuh batuan, semen, kadang pasir atau tanah untuk kepentingan teknik sipil, konstruksi jalan, perlindungan terhadap erosi, aplikasi militer dan lansekap.

Gabion ini telah ada selama ribuan tahun, terbuat dari anyaman dan terutama digunakan sebagai mekanisme pertahanan selama perang. Dengan evolusi gabion, kini gabion terbuat dari baja lapis, galvanis atau stainless steel untuk mempertahankan bentuk struktur dan menjamin ketahannya agar lebih lama. Baru-baru ini gabions telah diproduksi untuk kepentingan yang lebih luas, yakni untuk desain lanskap, baik dalam aplikasi fungsional maupun estetika.

Untuk tujuan estetika saja, gabions tidak harus diisi dengan batu atau semen. Jenis gabions ini bisa diisi dengan apapun seperti dari kulit kerang, batu bata, kayu bulat, batu sungai, kaca, atau material lain yang tahan terhadap pelapukan. Gabions secara artistik dapat ditampilkan dengan indah sebagai dinding untuk memperkuat aksen untuk kepentingan eksterior.

Contoh penggunannya ialah untuk landscape kebun. Banyak yang kini memiliki gabion backlit yang penuh dengan kaca patri seperti potongan dramatis atau dinding gabions yang penuh dengan kulit kerang yang melindungi dan mendukung tampilan vertikal dari groundcovers.

Memang, daripada untuk kepentingan estetika sebuah rumah atau bangunan, aplikasi gabion lebih banyak digunakan untuk kepentingan tertentu. Aplikasi untuk perumahan yang paling populer adalah dinding penahan. Dinding penahan gabianitas ini tidak memerlukan pondasi tertentu dan bisa dibangun di atas tanah yang rata. Uniknya, pembangunan dinding ini tidak memerlukan pondasi.

Kegunaan lain untuk gabions di halaman belakang dan landskap mencakup dinding dengan tempat duduk tertutup, pangkalan untuk pekebun yang ditinggikan bahkan bisa pula untuk perabotan taman.

Fitur-fitur ini mungkin tidak sesuai dengan gaya masing-masing rumah, namun penerapannya akan sangat membantu dalam membangun pemandangan ekstrior yang lebih indah dan fungsional.

Dengan setiap proyek outdoor yang ada, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memasang gabion ini. Beberapa diantaranya ialah tentang estetika dan juga fungsional dari gabion itu sendiri.

Maka penting untuk mempertimbangkan keduanya. Karena setiap desain rumah juga belum tentu cocok untuk diterapka gabion di dalamnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *